Menyenangkan tiap orang yang mereka temui. Cinta mereka adalah kebaikan. Konyol, iseng dan manis. Mempunyai daya tarik yang unik. Orang yang paling perhatian yang pernah Anda temui, tetapi bukan orang yang baik yang Anda ingin untuk menghentikan tangis.
ARIES - Si Pembohong
Ramah, menimbulkan rasa sayang, spontan, rapih. Lucu, pencium yang baik, sangat2 memikat, mencintai hubungan, pencandu, nyaring.
LEO - Si Singa
Pembicara yang hebat. Menarik dan bergairah. Penyandar. Tau bagaimana bersenang2. Baik dalah semua hal. Pencium yang hebat. Tak terduga. Ramah. Sederhana. Pecandu. Nyaring. Suka dalam hubungan jangka panjang. Cerewet. Rapih. Jarang ditemui. Baik bila ditemukan.
true story, hanya nama yang disamarkan, waktu dan nama tempat adalah nyata
Cast : Temen gue : Amir (bukan nama sebenarnya), mahasiswa post-graduate jurusan International Business di salah satu universitas di Perth
Psycho stalker : Rita (bukan nama sebenarnya, tapipun nama sebenarnya sampe sekarang belum diketahui), mahasiswi post-graduate jurusan Matematika di salah satu universitas di Sydney (ini juga ngakunya, ga tau deh bener apa nggak)
Location : Perth, Western Australia
The story : Dalam kecurigaan kita, gue inget kalo ada seorang temen gue yang lagi dapet beasiswa di Royal Academy of Music di London. Gue cari alamat e-mailnya, dapet, gw coba add di YM, sampe sekarang masih pending. Gue bilang sama Amir supaya bilang ke Rita bahwa ada temen gue yang sekolah di London dan minta ketemuan. Setelah Amir ngirim SMS ke Rita tentang temen gue itu, jawaban si Rita agak-agak menunjukkan "kepanikan", lalu mencoba menghindar untuk bisa ketemuan dengan menuduh Amir nggak percaya sama dia. Hmmm... reaksi yang cukup aneh, mengingat dia sedang dalam keadaan berduka.
Saat Amir menyebutkan tentang durasi penerbangan, jawaban Rita cukup lucu "iya, gue naek private jet dari perusahaan bokap gue". Okay, keadaan makin aneh sampe sini. Tapi Amir memutuskan untuk menyudahi malam itu. Kitapun pulang dengan penuh tanda tanya.
Beberapa fakta yang mecurigakan : 1. Rita menggunakan nomor 0815 dan 0813, which is jelas-jelas nomer Indonesia. 2. Bahkan ketika dia di London, dan sekarang di Sydney, dia masih tetap menggunakan nomer tersebut.
Amir pun punya analisa sendiri. Amir adalah mantan penyiar sebuah radio swasta di Jakarta. Waktu dia masih siaran, dia selalu menyebutkan tentang keadaan dirinya (suka ma cewe indo, dia punya ade cewe 2 orang, nggak suka matematika, bokapnya udah ga ada).
Rita, adalah cewe indo, punya ade cowo 2, mahasiswi jurusan matematika, dan sekarang bokapnya udah ga ada
Kalian merasakan ada pola yang aneh disini? Sepertinya Rita memposisikan dirinya memang sebagai cewe idaman Amir. Sampai urusan bokap yang udah ga ada pun sama.
Gue pun bukan satu-satunya yang membantu Amir mengungkap fakta-fakta aneh ini. Ada seorang teman Amir di Sydney yang juga ikut membantu. Amir minta bantuan dia untuk melacak alamat Rita di Sydney. Jawaban temannya Amir cukup mengejutkan. Alamat yang diberikan Rita di Sydney merupakan kawasan super elit yang bahkan orang-orang Sydney sekalipun tidak terlalu familiar dengannya. Hmmm... jika ini benar, memang masuk akal kalo si Rita bisa naek private jet ke London. Tapi fakta inipun masih diragukan, karena sampe sekarang Rita tetap menggunakan nomor henpon 0815 untuk ngirim SMS ke Amir. Fakta inipun bikin gue makin meragukan keasliannya, karena mental image yang ada di kepala gue sangat tidak cocok dengan cara Rita berkomunikasi.
true story, cuma nama doang disamarkan, fakta lain seperti waktu dan nama tempat adalah benar apa adanya
Cast : Temen gue : Amir (bukan nama sebenarnya), mahasiswa post-graduate jurusan International Business di salah satu universitas di Perth
Psycho stalker : Rita (bukan nama sebenarnya, tapipun nama sebenarnya sampe sekarang belum diketahui), mahasiswi post-graduate jurusan Matematika di salah satu universitas di Sydney (ini juga ngakunya, ga tau deh bener apa nggak)
Location : Perth, Western Australia
The story : Amir kenalan sama Rita lewat friendster (seperti layaknya anak muda gaul metropolitan jakarta lainnya). Everything goes well, karena Rita sepertinya bener-bener perwujudan dari cewe idaman Amir, which is mix indobule (Inggris vs Indonesia), pinter, cakep pula. Rita adalah seorang mahasiswi di Sydney, tapi sedang berada di Jakarta untuk refreshing (gitu katanya sih)
Sama Amir, gue dikasih liat profil friendsternya Rita. Jadi ya gue liat lah itu penampakan. Hmmm, insting profiler gue mulai jalan... ada yang salah dengan profil ini. Somehow, secara psikologis, APA yang dia gambarkan dalam profilnya itu tidak cocok dengan CARA penggambarannya. Tapi kecurigaan itu cuma bisa gue simpen dalam hati aja, karena emang tidak ada bukti konkrit.
Selama 1 minggu, Amir dan Rita rajin berkirim SMS. Amir pun dengan senangnya menunjukkan beberapa SMS dari Rita. Hmmm, insting profiler gue jalan lagi, there's definitely something wrong here, karena gaya penulisan SMSnya lagi-lagi tidak cocok dengan pencitraan kepribadian yang tertulis di profile friendsternya. Tapi lagi-lagi semuanya gue simpen sendiri karena gue ga mau ganggu kebahagiaan temen gue yang sepertinya sedang berada di langit ke tujuh.
Suatu siang, gue sama Amir dengan beberapa teman sedang makan siang di Batavia Corner di Victoria Park. Tepat pukul 2 siang, Amir mendapat berita lewat SMS bahwa keluarga Rita yang sedang berlibur di London mendapat kecelakaan. Rita bilang bahwa dia sedang on the way ke London. Malam harinya gw Amir dan teman-teman yang sama makan malam di rumah salah satu dari mereka. Pukul 11 malam, Rita SMS lagi mengabarkan bahwa ayahnya meninggal dan dia sedang mengikuti pemakamannya. WAIT THE MINUTE! ada yang bener-bener salah disini. Penerbangan dari Jakarta ke London ditempuh dalam waktu kurang dari 9 jam? Mungkinkah itu? Menurut seorang teman gue di Jakarta "mungkin aja ted, kalo dia temennya Paris Hilton, ke London naik jet". DUNGDENG! Pada titik ini Amir pun mulai curiga.
There was a man who had four sons. He wanted his sons to learn not to judge things too quickly. So he sent them each on a quest, in turn, to go and look at a pear tree that was a great distance away.
The first son went in the winter, the second in the spring, the third in summer, and the youngest son in the fall.
When they had all gone and come back, he called them together to describe what they had seen.
The first son said that the tree was ugly, bent, and twisted. The second son said no it was covered with green buds and full of promise.
The third son disagreed; he said it was laden with blossoms that smelled so sweet and looked so beautiful, it was the most graceful thing he had ever seen.
The last son disagreed with all of them; he said it was ripe and drooping with fruit, full of life and fulfillment.
The man then explained to his sons that they were all right, because they had each seen but only one season in the tree's life.
He told them that you cannot judge a tree, or a person, by only one season, and that the essence of who they are and the pleasure, joy, and love that come from that life can only be measured at the end, when all the seasons are up.
If you give up when it's winter, you will miss the promise of your spring, the beauty of your summer, fulfillment of your fall.
Moral:
Don't let the pain of one season destroy the joy of all the rest. Don’t judge life by one difficult season. Persevere through the difficult patches and better times are sure to come some time or later.
http://photobucket.com" target="_blank">http://img.photobucket.com/albums/v38/fleizenkruz/142213496_l.jpg" border="0" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket">http://photobucket.com" target="_blank">http://img.photobucket.com/albums/v38/fleizenkruz/142210284_l.jpg" border="0" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket">http://photobucket.com" target="_blank">http://img.photobucket.com/albums/v38/fleizenkruz/142208990_l.jpg" border="0" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket">http://photobucket.com" target="_blank">http://img.photobucket.com/albums/v38/fleizenkruz/l_d3c4dc17253f0dc5d9f7ccb414452d3d.jpg" border="0" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket">http://photobucket.com" target="_blank">http://img.photobucket.com/albums/v38/fleizenkruz/IMG_0766.jpg" border="0" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket">
Find Me Here Speak To Me I want to feel you I need to hear you You are the light That's leading me To the place where I find peace again.
You are the strength, that keeps me walking. You are the hope, that keeps me trusting. You are the light to my soul. You are my purpose...you're everything.
How can I stand here with you and not be moved by you? Would you tell me how could it be any better than this?
You calm the storms, and you give me rest. You hold me in your hands, you won't let me fall. You steal my heart, and you take my breath away. Would you take me in? Take me deeper now?
How can I stand here with you and not be moved by you? Would you tell me how could it be any better than this? And how can I stand here with you and not be moved by you? Would you tell me how could it be any better than this?
Cause you're all I want, You're all I need You're everything,everything You're all I want your all I need You're everything, everything. You're all I want you're all I need. You're everything, everything You're all I want you're all I need, you're everything, everything.
And How can I stand here with you and not be moved by you? Would you tell me how could it be any better than this? How can I stand here with you and not be moved by you? Would you tell me how could it be any better than this?
How can I stand here with you and not be moved by you? Would you tell me how could it be any better than this?
Would you tell me how could it be any better than this?
emang sih liriknya indah, tapi kayanya lebih pas buat yg udah punya pasangan deh hehehe... next time please don't brought "the topic" up again okay!
Sabtu malem diundang Ludo dinner di rumahnya. Gw, Dagi, Vodi, Roman, Celine & Fozz ngumpul di rumah Ludo, nyoba berbagai masakan Perancis. Jangan membayangkan masakan kaya yg di resto-resto Perancis mahalan itu. Ludo bilang bahwa masakan dia kemaren adalah masakan rumahan keluarga di Perancis. Dibuka dengan suguhan "ricaid" (mudah2an bener spellingnya), minuman beralkohol dengan bahan dasar aniseed, rasanya persis banget permen Fisherman's Friend. Kata Ludo, minuman ini biasa diminum sebelum mulai acara makan, apalagi kalo pas lagi summer, paling enak diminum dingin. Sebagai entree, disajikanlah "kitsch" (mudah2an ini juga bener spellingnya), semacam martabak telor, tapi bener-bener cuma adonan tepung ditopping sama telor dan susu, jadi rasanya emang agak bland untuk lidah asia, bahkan untuk seorang chef-wannabe seperti gw. Dilanjutkan dengan sajian rice salad... which is lagi-lagi agak aneh untuk lidah asia karena nasi dimakan dingin dengan diaduk sama tuna kalengan dan tomat serta disiram saus mustard, vinnegar dan lemon. Tapi gue jadi semakin belajar untuk menghargai rasa, bahwa rasa bukan hanya "pedes, manis, asin, asem, pait" doang. Main coursenya namanya "grata" (mudah2an bener lagi lagi), sejenis kentang panggang dengan susu dan mentega. Rasanya bener-bener simpel dan nagih, gue sampe nambah 3 kali. Penutupnya berupa apple pie, yang lagi-lagi sederhana, cuma kulit pie, apel, susu dan gula, tapi bener-bener nendang.
Thx Ludo, next time it's my turn to introduce you to the "spicy" world of Indonesian home cooking!
Demi masa depan, perjuangan menyusun thesis sudah harus dimulai. Project Preparation yang menjadi tangga awal sudah harus dinapaki. Awal perjalanan berupa Literature Review sudah harus diselesaikan. Untungnya Shaun Murphy udah OK untuk jadi supervisor, walopun gw berharap dapetnya the great and holy Peter Ling.
Good news from Beate, she said i can upgrade my Master of Professional Communication to Master of Communication, the two-years course everyone's been talking about. If everything goes well, I just have to stay for one more semester, double my thesis' word-count, apply for PR and GET A JOB! amin ya tuhan!
Gerry dan Mita, selamat berjuang! Mari kita berantas thesis! CIAAAAT!
I kill more people than you! - Sebuah elegi untuk God.Inc.
Hehehe ada kejadian lucu kemarin sore. Jadi ceritanya gw mau plesiran ke Freo (again!). Jadilah menunggu kereta di platform 7 seperti biasa. Kereta dateng, gw pun masuk. Tiba-tiba ada bapak-bapak kucel bin kumel nepok pundak gw, langsung ngomong, "Hey you, I kill more people than you!" Gw dengan tampang bingung bin confused cuma bisa diam speechless. Tu hobo terus aja nyerocos, "That's why they call me Jihad Dave, because I kill people more than you!" Semua orang di kereta udah ngeliatin gw sambil mesem-mesem. Untungnya Kushni menyelamatkan gw dengan cepat-cepat ngajak keluar dari kereta pas sebelum keretanya berangkat. Everyone was laughing out loud as soon as we got out of the train.
Dan penyebab semua itu adalah karena gue make kaos Koil produksi God.Inc yang belakangnya ada tulisan "Killer Bars"
Tergelitik dengan komen teman di prenster, dia menanyakan tentang punk scene di Perth. Dia ini seorang anak punk yang dulu nyambi jadi dosen di antrop UI tapi sekarang nyasar di Dentsu. Untuk menjawabnya, THERE ARE NO PUNK IN PERTH. Sejauh yang gue tau, punk lahir dari "depresi". Balada kehidupan macam "Hyena" dari Rancid dan semacamnya adalah potret langsung pahitnya kenyataan hidup. Anak muda yang tertekan dan tertindas sistem. Gaji minimum yang benar-benar minimum menghasilkan kesulitan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang namanya makanan mewah, karena makanan itu sendiri adalah sebuah kemewahan.
Di Perth?
Disini ada sebuah sistem kesejahteraan atau jaminan sosial atau apalah itu dalam bentuk institusi Centrelink. Setau gue, setiap warga negara yang berumur di atas 18 tahun berhak untuk mendapatkan jaminan tiap bulannya. Besarnya jaminan tergantung dari status pernikahan dan pekerjaan. Intinya, kerja ga kerja lo bakal tetep hidup disini. Masalah pekerjaan, disini surganya. Lowongan pekerjaan yang tiada akhir, dengan batas gaji minimum yang cukup besar, terbukti dari beberapa komentar teman-teman dari negara adikuasa pimpinan George Semak-semak.
Depresi/tekanan? Hanya untuk orang-orang yang benar-benar bodoh. Mati kelaparan? dumblazystupididiot people yang mati kelaparan.